Hazard Merasa Nyaman Dilatih Maurizio Sarri

oleh

​Spekulasi terkait masa depan​ Eden Hazard bersama ​Chelsea sepertinya masih menjadi topik menarik untuk dibahas. Tak berkembangnya pembicaraan kontrak baru dan kembalinya Zinedine Zidane sebagai pelatih ​Real Madrid membuat dia kemudian santer dikabarkan akan segera merapat ke Santiago Bernabeu.

Bahkan kabar terakhir juga menyebutkan jika ​El Real sangat optimis bisa segera mengamankan tanda tangan sang pemain dan akan tak keberatan untuk mengeluarkan dana senilai 100 juta poundsterling.

Setelah berulang kali membantah kabar terkait rumor kepindahannya ke ​Madrid, ​Hazard kini kembali buka suara dan menegaskan bahwa kini dia tengah menikmati kariernya di Stamford Bridge dan merasa sangat nyaman bermain di bawah arahan Maurizio Sarri.

“Saya pikir Maurizio Sarri adalah seorang manajer yang fantastis. Dia memutuskan untuk bergabung setelah kami dilatih Antonio Conte. Itu tidaklah mudah. Sarri datang dengan membawa filosofi baru yang sangat berbeda dari sebelumnya” ucap​ Hazard seperti dilansir​ Football London.

“Sepertinya saya dan rekan-rekan setim yang lain mampu menjalankan instruksi dan beradaptasi dengan baik. Awalnya memang tidak mudah untuk menjalankan strategi dan takik yang Sarri inginkan, tetapi saat ini kami sudah mulai memahaminya”

Musim 2018/2019 sepertinya memang menjadi salah satu musim terbaik ​Hazard selama hampir tujuh musim memperkuat ​The Blues, selain masih menjadi pemain tak tergantikan dan selalu tampil konsisten, dia juga sudah mengoleksi 16 gol dan 12 assist di seluruh kompetisi.

Menutup pembicaraan, ​Hazard pun merasa cukup puas dengan pencapaian timnya musim ini. Pemain yang sempat membela Lille itu juga berharap jika​ Chelsea bisa mengakhiri musim 2018/2019 dengan hasil maksimal.

“Ya, kami memang masih harus sedikit beradaptasi, tetapi sepertinya musim perdana​ Chelsea di bawah arahan Sarri berjalan dengan cukup baik. Kami sukses melaju ke perempat final League Cup dan masih berpeluang untuk mengakhiri musim di zona empat besar sekaligus memenangkan Europa League”